Pasti ada kata pertama kali dalam setiap hal. Lama sudah diri ini terbelenggu rasa malas untuk memulai. Sementara waktu tidak akan menunggu siapapun, hanya ada dua pilihan yaitu dipendam atau diungkapkan. Selamat berjumpa kembali menulis, tepat hari ini Minggu, 17 Mei 2020 adalah Hari Buku Nasional. Bolehkan sejenak untuk mengucap “Selamat Hari Buku Nasional”? tapi jujur akhirnya timbul satu pertanyaan, apakah juga ada kata-kata selamat hari kitab kuning sedunia? kok selama ini saya belum pernah mendengarnya. Padahal kitab kuning juga termasuk buku, ada pengarangnya dan juga di pelajari oleh kalangan pelajar. Apalagi kalau saat bulan Ramadhan seperti ini, kajian kitab kuning diselenggarakan dimana-mana baik melalui media online ataupun offline.
Berbicara lebih dalam, memang ada perbedaan antara kitab kuning dan buku biasa, diantaranya kitab kuning di tulis sudah ratusan tahun silam, dan istimewanya lagi adalah para pengarangnya sama sekali tidak meminta ujroh (upah) sedikitpun kecuali untaian doa dari para pencari ilmu. Semoga dengan peringatan Hari Buku Nasional ini, kita juga mempunyai niat untuk memperingati jasa-jasa para Mushonnif (pengarang) kitab-kitab salaf. Beliau sangat ikhlas dalam berbagi ilmu dengan kita yang begitu lemah dengan kebodohan ini. Semoga kita semua mendapatkan barokah ilmu beliau-beliau para pengarang kitab dan para penulis buku-buku saat ini. Amin.