Kamis 26 September 2019 adalah hari pembahasan dan penentuan sekolah lanjutan SMP Al Hikmah Melathen. Gedung BLK Al Hikmah adalah saksi bisu kegiatan rapat malam itu. Rapat di hadiri oleh Romo Yai Hadi Muhammad Mahfudz sebagai pengasuh Pondok, dan juga di hadiri oleh beliau-beliau senior saya para guru-guru madrasah dan memang waktu itu saya adalah peserta rapat termuda.
![]() |
| Rapat gabungan Pengurus Yayasan, Pengurus Pondok, dan Pengurus SMP AHM yang di pimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Al Hikmah Melathen (KH. HADI MUHAMMAD MAHFUDZ) |
Minder sudah pasti, begitu rapat di buka suasana menjadi hening, aroma harum, dan suhu sangat sejuk (karena memang AC nya besar dan masih baru). Acara demi acara telah terlaksana dan tibalah pada poin pembahasan penentuan sekolah lanjutan. Romo Yai dawuh bahwa hal ini merupakan tampungan dari aspirasi masyarakat sekitar khususnya wali santri yang putra-putrinya memang di sekolah kan dan di pondokkan di sini. Mengapa saya mengajak untuk merundingkan hal ini bersama-sama, karena supaya keputusan ini bukan hasil dari keputusan pribadi saya. Yang penting apapun nanti hasilnya, paling tidak kita sudah menindak lanjuti dan melayani apa yang telah menjadi aspirasi masyarakat, dan perlu di ingat bahwa hal ini adalah dalam rangka menghabiskan sisa umur untuk amal yang bermanfaat (dawuh Romo Yai).
Memang benar dan sangat benar, wali santri khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya sangat menginginkan putra-putrinya menjadi anak sholih sholihah yang mempunyai life skill dan ilmu yang tinggi, barokah, dan bermanfaat yang di sajikan melalui akhlaqul karimah. Mengingat hiruk pikuk yang telah terjadi di luar, tidak jarang kita temukan kasus demi kasus tersebar. Ironisnya para pelaku berasal dari anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. Bukan sepenuhnya anaknya yang salah, melainkan peran orang tua pun sangat berpengaruh.
Akhir keputusan dari rapat tersebut adalah resmi akan di selenggarakannya pedidikan lanjutan yaitu Madrasah Aliyah, dengan harapan kelak para santri SMP AHM yang telah mengenyam pendidikan di Pondok ini dapat meneruskan pendidikannya baik formal maupun madrasah tanpa keluar dari lingkaran pondok. Harapan dan do'a telah kami panjatkan bersama langsung di pimpin oleh Romo Yai. Semoga apa yang telah menjadi keputusan ini adalah langkah terbaik bagi kemajuan pendidikan di Pondok Pesantren ini dan dapat mencetak generasi yang berilmu, beramal dan bertaqwa yang di bekali dengan skill-skill khusus dalam menghadapi derasnya arus globalisasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar